News
Nia Dinata: "Akibat Bom, Eramus Huis Tarik Dukungan dari KidsFfest
Rabu 22 Juli 2009
Jakarta - Aksi bom di JW Marriot dan Ritz Curlton juga berdampak negatif pada dunia perfilman. Lihat saja, pasca bom yang menelan banyak korban tersebut, Lembaga kebudayaan Belanda, di Jakarta, Eramus Huis menarik dukungan dari festival film anak-anak internasional atau KidsFfest Indonesia 2009 yang akan digelar Di Jakarta.
Kabar Eramus Huis akan menarik dukungan itu, diungkapkan oleh sutradara Nia Dinata, yang juga pemrakarsa KidsFfest, di Jakarta, kepada sejumlah wartawan belum lama ini.
"Pasca bom tersebut, kami mendapat informasi bahwa Erasmus Huis menarik dukungan dengan tidak memutar layar tancap selama KidsFfest digelar," jelas Nia.
Dilanjutkan Nia, padahal dukungan dari berbagai lembaga kebudayaan asing yang ada di Indonesia akan sangat membantu kesuksesan penyelenggaraan KidsFfest pertama di Indonesia tersebut.
Menurut keterangan yang didapat Nia, fakto keamanan menjadi alasan utama Lembaga Kebudayaan Belanda itu mengurungkan niatnya ikut berpartisipasi dalam festival tersebu.
KidsFfest ini sendiri rencananya akan berlangsung dari 17-26 Juli, di Jakarta. KidsFfest Indonesia 2009 akan digelar di dua bioskop di Jakarta, yakni Blitz Grand Indonesia dan Mal Pondok Indah.
Nantinya, sejumlah negara akan mengirim film bertemakan anak-anak dalam festival ini. Ada 25 judul film yang akan diputar, itu, tiga di antaranya film Indonesia. Yakni, Nakalnya Anak-Anak, Laskar Pelangi dan Meraih Mimpi. man/krosceknews.com
Related News
05 Mei 2007 Nia Dinata dan Prestasi


Category News


