UPDATED DAILY
Please login or register.

Login with username, password and session length

Author Topic: Diskusi Fb  (Read 544 times)

pendekartumbuhan

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
    • View Profile
Diskusi Fb
« on: July 17, 2009, 07:44:46 AM »
Harap dibaca dari Bawah keatas karena ini adalah diskusi dari group kroscek di facebook yang disarankan oleh Saudara Rezanades Muhammad Ilham Bintang  dan Wendy Novianto
=========================================================

Ranting Patah menulis
jam 8:07

@rezanades
assalamu alaikum
anda menuliskan diatas bahwa "Infotainment kami, khususnya sebagai pelopor Infotainment tidak dimaksudkan untuk menggunjingkan orang lain atau menebar fitnah"
jadi saya harap anda menjawab semua pertanyaan-pertanyaan saya atas argumentasi karena jika argumentasi anda kepada orang lain itu tidak bisa dibuktikan kebenarannya itu adalah FITNAH :D
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Ranting Patah menulis
jam 23:58 kemarin

@rezanades
assalamu alaikum
1. Kenapa saat sampai padasuatu kondisi tertentu anda membelokkan dari apa yang kita bicarakan, kenapa anda tidak membelokkannya dari awal ?
2. saya rasa ada beberapa hal yang seharusnya anda sendiri yang menjawab karena ini menyangkut pendapat anda (tentang kedalaman kata-kata anda)
3. ada beberapa penjelasan yang saya butuhkan dan itu ditujukan kepada anda karena memang andalah yang mengasumsikannya bukan orang lain (ketika anda katakan saya ga nyambung)

mohon pencerahannya :D
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 10:34 kemarin

Ranting Patah : ya sudah ya. Group ini bukan tempat utk berdebat tapi utk mempromosikan situs kami. Kalau mau anda tulis saja di forum Krosceknews.com . Disana pasti bakal ada banyak yg merespon tulisan anda.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Ranting Patah menulis
jam 7:20 kemarin

@rezanades
Assalamu alaikum
Saya mohon pencerahannya dimana letak ketidak nyambungannya, karena anda mengatakan bahwa "kenapa penontonnya banyak kalau dampaknya negatif" dan saya katakan itu karena kurangnya kesadaran dari apa yang mereka tonton dan juga mereka telah "terkonstruk" silahkan baca lagi tulisan saya dibawah

anda juga mengatakan saya ga nyambung, saya rasa jika saya memang ga nyambung seperti yang anda katakan, seharusnya anda menjelaskan dulu dimana letak tidak nyambungnya baru anda mengklaim saya

dan saya juga ingin minta pencerahan kenapa anda yg mengatakan makna anda dalam, dimana letaknya anda mengukur kedalaman kata-kata anda, apakah ada suatu parameter ukuran dari kedalaman kata-kata?

saya sudah membaca tulisan anda dan jika anda menganggap saya masih tidak mengerti, saya minta pencerahan dimana letak ketidak mengertian yg anda maksud....
mohon dibantu :D
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 23:08 tanggal 14 Juli 2009

Ranting Patah : Soal media ini jelek , itu jelek, dsb... dsb... Mas pembahasan sy sudah jauh melampaui itu. Anda baca dulu deh tulisan sy sebelumnya dgn jeli. Atau kalau gak tanya2 dulu. Kalau cuma ngomong2 hitam -putih gampang mas.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 22:56 tanggal 14 Juli 2009

Ranting Patah : Mas , situ gak nyambung. Anda baca lagi deh tulisan saya. Baru kita bicara lagi. Malas juga sy lama2 ngomong sama org gak nyambung. Makna sy dalam , tapi anda tanggapi dengan begitu cetek. Ok yah ?!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Ranting Patah menulis
jam 18:56 tanggal 14 Juli 2009

@rezanades
Assalamu alaikum...
terkhusus bagi para penggemar selebriti.... semakin tinggi kesukaan akan seorang selebriti maka dominasi orang tersebut akan mengikuti sebisa mungkin dari selebriti idolanya dan yang lebih parahnya lagi pada suatu tingkatan tertentu mereka bahkan akan mengikuti gaya berpakaian, model rambut, gaya bicara bahkan sampai pada wilayah kehidupan lainnya....

tanpa mereka sadari, mereka HIDUP DIATAS REALITAS ORANG LAIN, mereka hidup bukan sebagaimana hidupnya, mereka memang bukan mesin foto kopi tapi MEREKA SEPERTI MESIN FOTO KOPI, tanpa disadari HASRAT MEREKA TERTINDAS oleh dominasi selebriti yang mereka kagumi...

Bangunlah saudara-saudaraku jangan biarkan hasratmu ditentukan oleh orang lain....
curi kembali hidupmu...
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Ranting Patah menulis
jam 18:44 tanggal 14 Juli 2009

@rezanades
assalamu alaikum...
penonton begitu antusias karena ada beberapa sebab:
1. karena kurangnya kesadaran dari apa yang mereka tonton...
2. karena mereka telah dikonstruk oleh pertelevisian indonesia yang memang siarannya sudah seperti itu....
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
   
Ranting Patah menulis
jam 18:35 tanggal 14 Juli 2009

@rezanades
Assalamu alaikum...
Begini saudara, banyaknya jumlah penonton bukanlah suatu ukuran bahwa tontonan itu berkualitas, kembali kepada yang saya katakan dibawah bahwa kita bisa lihat sekarang isi televisi indonesia, lebih banyak NEGATIF atau POSITIFNYA
hal itu bisa dilacak dengan melihat jadwal acara tv dalam setiap minggunya
dan silahkan kita simpulkan?
--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 18:34 tanggal 10 Juli 2009
Ranting Patah : Ya itu mudah sekali utk mematahkan argumen anda. Begini saja kalau argumen anda itu benar maka tayangan2 TV kebanyakan tdk akan beraksioma dengan antusiasme penonton. Tapi kan ini yg terjadi sebaliknya. Kalau dibilang membawa dampak negatif itu , lalu kenapa banyak penontonnya ? Nah lalu siapa saja penontonnya itu ?, ya saya ya anda2 juga.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------   
Ranting Patah menulis
jam 17:08 tanggal 10 Juli 2009

@rezanades
assalamu alaikum
saya sepakat yang mengatakan bahwa akil juga melihat infotainment kemudian bisa menyimpulkan namun saya rasa yang dimaksud disini adalah manfaat secara universal dan secara kualitatif dan kuantitatifnya, pada dasarnya televisi seperti pisau, yang kemudian diciptakan untuk membantu manusia mengerjakan pekerjaannya sehari-hari, namun pisau juga kemudian bisa digunakan untuk mengancam dan melukai orang lain, nah disini bukan televisinya yang harus ditolak karena pada hakekatnya televisi adalah salah satu media untuk mempermudah komunikasi, seperti pisau, tidak ada yang salah dengan pisau, maka seperti pisau, tidak ada hal yang salah dengan tv namun kemudian tv itu digunakan UNTUK APA?, kita bisa lihat sekarang isi televisi indonesia, lebih banyak NEGATIF atau POSITIFNYA?
hal itu bisa dilacak dengan melihat jadwal acara tv dalam setiap minggunya
dan silahkan kita simpulkan?

   
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ranting Patah menulis
jam 16:54 tanggal 10 Juli 2009

@rezanades
Assalamu alaikum
kepada saudara rezanades, saya sepakat kepada anda dalam beberapa hal, Saya telah membaca pendapat akil dan juga anda, akil memandang dari sisi yang berbeda dan andapun dari sisi yang berbeda, sebelumnya saya ingin bercerita...
alkisah ada dua orang anak yang bertengkar karena perbedaan pendapat, lalu sang guru memanggil mereka berdua, lalu mereka disuruh saling berjauhan dan saling berhadapan, setelah itu sang guru bertanya pada anak yang pertama, "warna apa penghapus ini?", ANAK PERTAMA menjawab warnanya "HITAM", lalu sang guru membalik penghapus tersebut dan bertanya pada anak yang kedua, lalu anak yang kedua mengatakan" PUTIH"
lalu setelah itu sang guru menyuruh kedua anak itu bertukar tempat dan menanyakan hal yang sama, lalu si anak PERTAMA yang menjawab hitam tadi mengatakan PUTIH dan begitu pula sebaliknya.
untuk cerita diatas saya rasa kita semua bisa mengambil kesimpulan
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 20:58 tanggal 06 Juli 2009

Akil Arkam : Banyak orang tidak yg menyadari bahwa industri media massa khususnya televisi adalah industri yg unik. Kehadirannya sebagai media tempat beriklan yg besar tidak hanya memberikan kontribusi pada pekerja tempat ia berdiri tapi juga banyak membantu kemakmuran industri2 lain. Krn ia adalah perusahaan tempat beriklan.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------   
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 20:57 tanggal 06 Juli 2009
Akil Arkam : Saya rasa kita tidak bisa menafikan televisi sebagai barang yg telah banyak membawa manfaat bagi masyarakat luas hanya karena kita melihat sisi negatifnya saja. Kita juga harus mampu melihat sisi positifnya juga. Salah satu nya adalah seperti yg saya sebut dibawah.

Saya berikan contoh lain :

Anda bilang bahwa TV dikendalikan oleh korporasi besar yg berusaha menggali keuntungan sebanyak2nya. Hanya anda tidak menyebutkan bahwa perusahaan stasiun TV adalah perusahaan yg turut menopang ekonomi nasional kita selama ini.

Loh mengapa ?

Krn jika tdk ada TV nasional, banyak perusahaan2 lain yg akan kehilangan tempat beriklan. Kurang lebih anggarannya 5 triliun / tahun. Akibatnya industri nasional merosot jauh karena tidak bisa menaikkan demand penjualan. Banyak perusahaan akan bangkrut dan pengangguran bertambah.
Laporkan
---------------------------------------------------------------------------------------------------------   
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 20:49 tanggal 06 Juli 2009
Akil Arkam : Infotainment kami khususnya sebagai pelopor Infotainment tidak dimaksudkan untuk menggunjingkan orang lain atau menebar fitnah. Kami bermaksud untuk menyajikan kisah kehidupan selebritis, kisah tentang kejayaan ataupun kejatuhan kehidupan seorang selebritis dengan tampilan bahasa yg santun. Namun sayangnya, keberhasilan kami diikuti oleh infotainment lain yg tidak menerapkan kode etik jurnalistik. Sehingga menggeser stereotype' infotainment yg seharusnya sebagai produk jurnalistik menjadi produk hiburan ( entertainment ) semata.

Kata infotainment sendiri sebenarnya dimaksudkan sebagai sintesa antara kata info ( jurnalistik ) dan entertainment ( hiburan ). Sehingga dimaksudkan untuk mengikuti disiplin jurnalistik dalam menyajikan berita2 hiburan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rezanades Muhammad Ilham Bintang menulis
jam 20:42 tanggal 06 Juli 2009
Akil Arkam : Ya , pada dasarnya saya setuju saja dengan anda. Tapi kan yg anda bicarakan itu baru ekses negatifnya. Kita juga perlu secara bijak melihat manfaat positifnya juga, agar pandangan kita lebih bijak dan berimbang.

Anda bilang dampak negatif infotainment yg membentuk gaya berpikir negatif masyarakat dengan menyiarkan berita2 selebritis yg buruk. Nah , lalu kita bisa tahu dari mana seseorang selebritis itu buruk atau tidak ? Nah lalu anda bisa tahu dari mana tentang gaya berpakaian, gaya berbicara dan gaya berpikir selebritis yg buruk itu kalau anda sendiri tidak menonton infotainmen ? Anda sendiripun adalah penonton infotainment. Kesimpulan yg anda dapatkan adalah kesimpulan yg muncul setelah menonton infotainment. Dan anda sendiripun tidak akan mempunyai kesimpulan kalau tidak menonton infotainment. Lalu anda masih bisa bilang infotainment tidak bermanfaat ? Infotainment itu sendiri bermanfaat buat anda untuk menghasilkan kesimpulan seperti itu.

----------------------------------------------------------------------------------------------------
Akil Arkam menulis
jam 19:07 tanggal 06 Juli 2009
ingat kehancuran kita semakin dekat...
Tulis di Dinding akil - Laporkan
-------------------------------------------------------------------------------------------------------   
Akil Arkam menulis
jam 19:04 tanggal 06 Juli 2009
@wendy nivianto : trims sebelumya karna msh ada ruang diskus untuk group ini aku kira hanya sekedar jumpa pans yang sangat menjijikkan bagiku. coba bayangklah dampak negativ dari banyaknya masyrakat INa yang selalu menkomsumsi infotaimen dan semua acara di tv . pikiran mereka teelah terbentuk gaya berfikir,gaya berpakaian,gaya berbicara semuax telah dikonstruk mereka sudah tidak menjadi dirinya sendiri akibat dari siaran tv dan bahkan tv sudah menjadi agama baru ok. TAabung tv bukanlah salah satunya kebenaran semua itu hanya ilusi bagi masyrakat . Kita harus tahu dibalik layar itu ada skenario sangat besar dijalankan oleh para koorporasi yang berselingkuh dengan pemerintah untuk melakukan pembodohan secara sturktural dan mencapai keuntungan sebanyak mungkin kita ini menjadi lahan bisnis paara anjing2 negara ini. Mereka yang ada dibelakang layar sengaja menjauahkan kita dari realitas yang sebenarnya supaya kita bodoh dan menganggap kebenaran yang sebenarnya itu dari tv.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------   
Wendy Novianto menulis
jam 18:36 tanggal 05 Juli 2009
@Akil Arkan: Saya mengerti pendapat anda, tetapi menurut saya justru ini merupakan instinct kita sebagai manusia yang selalu ingin mengetahui lebih dalam mengenai kesuksesan seseorang. Sama seperti ketika kita ingin mengetahui apa yang membuat seorang Bill Gates menjadi orang terkaya didunia, begitu juga dengan para artist2. Tetapi dikarenakan tendency para artist yang bergerak di dunia entertainment, maka berita dan info yang disuguhkan lebih menarik untuk dikonsumsi oleh masyarakat pada umumnya.

Menurut saya hal ini tidak begitu salah, dikarenakan ketenaran yang telah dicapai oleh seorang artist merupakan perwujudan dari perjuangan mereka yang tidak kalah hebatnya dengan seorang usahawan seperti Bill Gates.

Gimana kalau didiskusikan lebih lanjut dalam forum KroscekNews.com? Tampaknya merupakan topik yang cukup berbobot untuk didiskusikan disana, daripada disini ;)
Laporkan
   
---------------------------------------------------------------------------------------------------------   
Akil Arkam menulis
jam 23:25 tanggal 04 Juli 2009
tabe' ...
sebenarnya saya masih bingung dengan adanya group ini satu pertanyaan buat kawan2 semua...
apasih untungnya kita untuk mengkomsumsii segala kegiatan artis2 yang tidak pernah peduli dengan keadaan kalian ..... mereka hanya ingin menjauhkan kita dari realitas sebenarnya ...
ingat ketika anda duduk d dpn tv hanya untuk mengurusi mereka yang suka melacurkan dirinya
begitu banyak waktu anda terbuang hanya untuk mengatahui urusannya .
« Last Edit: July 27, 2009, 08:33:26 AM by TukangRujak »
Logged

wendy

  • Newbie
  • *
  • Posts: 49
    • View Profile
    • WWW
Re: Diskusi Fb
« Reply #1 on: July 27, 2009, 12:21:03 AM »
Waooww... Luar biasa sekali, tanpa disangka2, diskusi dan debat mengenai infotainment ini menjadi sangat luas. Sebagai penengah yang baik, saya rasa kita harus setuju terlebih dahulu bahwa media Internet merupakan media yang unik, dimana pendapat dan cara pandang yang berbeda2 dapat digabungkan menjadi satu dan membuat media ini merupakan media yang paling terbuka dan tidak berpihak saat ini, dibandingkan dengan media2 lainnya seperti TV, Radiom dan Cetak. Didukung kembali dengan forum yang dapat memberikan kebebasan terhadap masing2 pengguna untuk memberikan pendapat mereka masing2, walaupun harus saya akui kalau boss momod disini tidak suka, maka pendapat saya dan username saya bisa juga di ban dari forum ini  :nyerah

Sebelum saya memberikan komentar lebih lanjut terhadap pembahasan menarik yang diatas, alangkah baiknya kalau saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saat ini saya hanya merupakan seorang penggemar Internet yang boleh dikatakan lumayan menyukai infotianment Asia, terutama Korea. Jadi setiap tulisan dan pendapat saya bisa dikatakan tidak berlandaskan pada kode etik journalistic atau apapun itu. Saya berharap dengan adanya KroscekNews.com ini, maka mudah2an bisa menjadi media pelopor di tanah air yang dapat menaikkan citra infotainment diIndonesia yang boleh dikatakan masih banyak yang dapat diperbaiki.

Kembali kepada topik diatas. Sebelum saya memulai, apakah anda2 sekalian pernah menonton film "Devil Wears Prada"? Sangat menarik sekali perkataan boss dari Vogue magazine dalam film ini, yang menjelaskan seberapa pentingnya majalah tersebut, walaupun dianggap tidak begitu penting oleh calon secretary barunya. Dari ulasan singkat tersebut saya bisa membayangkan berapa banyak manusia yang terlibat didalam bidang fashion tersebut yang terkadang kita "take it for granted". Begitu juga dengan infotainment ditanah air, boleh dikatakan saat ini infotainment memiliki daya jangkauan yang cukup luas, karena dapat memasuki lapisan2 masyarakat yang berbeda. Saya sangat menyukai penjelasan Mas Ranting Patah mengenai pisau yang dapat digunakan untuk hal positive maupun negative, tetapi saya bisa mengerti juga kendala yang dihadapi oleh mas Reza sebagai Production House infotainment yang harus memnuhi keinginan penonton dan juga mempertahankan kode etik journalistic. Saya rasa tantangan tersebut tidaklah mudah, maka dari itu mudah2an diskusi kita disini dapat menjadi bagian dari momentum yang dapat kita bawakan ke tanah air tercinta kita ini.

Sorry kalau balesan saya kurang nyambung dengan diskusi diatas juga. Mohon koreksinya...
Logged

TukangRujak

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 107
    • View Profile
    • WWW
Re: Diskusi Fb
« Reply #2 on: July 27, 2009, 09:07:41 AM »
Note as a Moderator :

selalu saling open mind dan selalu disaring dulu baik buruknya .. bukan cuma didasarkan pembenaran / mempertahankan ego diri sendiri .. lihat dari fakta dan idealismenya dimana ... cocok atau tidak dengan kenyataannya? terutama bila diimplementasikan di Indonesia... kalo mau debat silakan saja ... asal ada argumen yang kuat, bisa di terima, dan masuk akal ... jangan pakai argumen yang ngasal (tidak jelas kebenaran dan latar belakangnya) atau dengan sengaja flaming member lain (ini yang bakal saya banned).

Yuk mari kita berbuka pikiran mengenai hal ini ... !!

and There is NO NEED FOR CONFLICT ... !!!  :hammer2

Berbeda tapi satu. Bukankah itu Indonesia?
Thx.
Logged

wendy

  • Newbie
  • *
  • Posts: 49
    • View Profile
    • WWW
Re: Diskusi Fb
« Reply #3 on: July 27, 2009, 06:00:06 PM »
Berbeda tapi satu. Bukankah itu Indonesia?

Wah bukannya udah terjadi perpecahan ya sekarang? Hehe... Gua setuju2 aja, tapi diskusi seperti ini nih yang justru menarik. Kalau gak, mana mungkin ada extra curriculum debate kalau seandainya berbeda pendapat dan berusaha mempertahankan pendapat dan ego masing2, iya gak?

Mana nih yang lainnya, gua penasaran pandangan orang2 mengenai infotainment, karena guanya sendiri enjoy2 aja nonton, walaupun kadang rada2 bego apa yang dilakukan para artist2 itu, cuman mereka sudah cukup berkorban untuk membiarkan dirinya ter expose ke media2 dan kita bisa mendapatkan entertainment darinya.

Btw, gua ada kenal production house yang ngerjain content2 positive, tetapi sampai saat ini mereka belum profit tuh, dan semua costnya berasal dari sumbangan. Kalau emang banyak yang mau nyumbang (walaupun gua jamin loe2 pada pasti kagak ada yg niat nyumbang, heheee.. peace out!), pasti bisa deh bikin acara yang lebih positive, tapi masalahnya kalau dari bisnis side, kayaknya udah 99.999999...% gak mungkin bisa bikin profit, unless kalau Tuhan berkehendak. Hehehee...
Logged