Waooww... Luar biasa sekali, tanpa disangka2, diskusi dan debat mengenai infotainment ini menjadi sangat luas. Sebagai penengah yang baik, saya rasa kita harus setuju terlebih dahulu bahwa media Internet merupakan media yang unik, dimana pendapat dan cara pandang yang berbeda2 dapat digabungkan menjadi satu dan membuat media ini merupakan media yang paling terbuka dan tidak berpihak saat ini, dibandingkan dengan media2 lainnya seperti TV, Radiom dan Cetak. Didukung kembali dengan forum yang dapat memberikan kebebasan terhadap masing2 pengguna untuk memberikan pendapat mereka masing2, walaupun harus saya akui kalau boss momod disini tidak suka, maka pendapat saya dan username saya bisa juga di ban dari forum ini

Sebelum saya memberikan komentar lebih lanjut terhadap pembahasan menarik yang diatas, alangkah baiknya kalau saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saat ini saya hanya merupakan seorang penggemar Internet yang boleh dikatakan lumayan menyukai infotianment Asia, terutama Korea. Jadi setiap tulisan dan pendapat saya bisa dikatakan tidak berlandaskan pada kode etik journalistic atau apapun itu. Saya berharap dengan adanya KroscekNews.com ini, maka mudah2an bisa menjadi media pelopor di tanah air yang dapat menaikkan citra infotainment diIndonesia yang boleh dikatakan masih banyak yang dapat diperbaiki.
Kembali kepada topik diatas. Sebelum saya memulai, apakah anda2 sekalian pernah menonton film "Devil Wears Prada"? Sangat menarik sekali perkataan boss dari Vogue magazine dalam film ini, yang menjelaskan seberapa pentingnya majalah tersebut, walaupun dianggap tidak begitu penting oleh calon secretary barunya. Dari ulasan singkat tersebut saya bisa membayangkan berapa banyak manusia yang terlibat didalam bidang fashion tersebut yang terkadang kita "take it for granted". Begitu juga dengan infotainment ditanah air, boleh dikatakan saat ini infotainment memiliki daya jangkauan yang cukup luas, karena dapat memasuki lapisan2 masyarakat yang berbeda. Saya sangat menyukai penjelasan Mas Ranting Patah mengenai pisau yang dapat digunakan untuk hal positive maupun negative, tetapi saya bisa mengerti juga kendala yang dihadapi oleh mas Reza sebagai Production House infotainment yang harus memnuhi keinginan penonton dan juga mempertahankan kode etik journalistic. Saya rasa tantangan tersebut tidaklah mudah, maka dari itu mudah2an diskusi kita disini dapat menjadi bagian dari momentum yang dapat kita bawakan ke tanah air tercinta kita ini.
Sorry kalau balesan saya kurang nyambung dengan diskusi diatas juga. Mohon koreksinya...