Kamis, 29/Jul/10 Info Lowongan | Home | Redaksi | Kotak Pos
 
 
   
Counter : 00000015041340
 
 
 
| Isu Utama
| Berita Terkini
| Kisah Cinta Selebritis
| Hobby Selebritis
| Selebriti Dunia
| Kroscek Musik
| Hot Events
| Resensi Film
| New Comer
 

 

 

 

 

 

Minggu, 25 November 2007
James Sahertian-Roweina Umboh

 

Semula hanya sekedar menyapa biasa. Tetapi lambat laun munculah sebuah rasa yang menggetarkan bila berjumpa. Selalu ada kerinduan mendalam kala berjauhan, lalu muncul harapan untuk sekedar menyapa. Demikianlah yang dirasakan Roweina Umboh dan James Sahertian saat jatuh cinta.

Ruwi, demikian Roweina biasa disapa bertemu pertama kali dengan James Sahertian ketika sama-sama sedang syuting sinetron di Malang, Jawa Timur, tahun 1994 silam. Walau mereka syuting sinetron yang berbeda, namun kesejukan di kota kecil berhawa sejuk, membuat mereka jadi gampang bertemu. Semula mereka hanya sekedar mengucap salam.  

Ketika sama-sama balik ke Jakarta, suatu saat gadis kelahiran Malang, Jawa Timur 31 Desember 1968 ini diajak saudaranya, bernama Reno untuk bertandang ke rumah keluarga Sahertian. James juga tak menyangka kalau kakaknya yang bernama Alin bersahabat dengan Reno. Tak disangka pula, artis Roweina bertemu lagi dengan James.

“Dia datang ke rumah saya. Kakak saya panggil saya untuk dikenalin, saya kaget ada Roweina. Bukankah kamu yang ketemu aku di Malang dulu?" kenang lelaki kelahiran Jakarta, 2 Mei 1967 ini.

Usai pertemuan itu Roweina dan James masih biasa-biasa saja. Tahun 1997, mereka berjumpa lagi di diskotik bersama pacaranya masing-masing. Ketika sama-sama duduk menikmati musik disko, Roweina dan James bisa saling meremas tangan, tanpa sepengetahuan pacar masing-masing.

"Itu enggak direncanakan, di luar kekuasaan kita. Akhirnya dari pada saya nyakitin orang, saya putus sama pacar saya sebelum ayah saya meninggal," ujar bungsu dari empat bersaudara pasangan S.J. Oemboh dan S.D. Voges ini.

Meskipun begitu, tak ada komitmen apa pun di antara Roweina dan James. Terlebih setelah itu, lantaran kesibukan masing-masing keduanya kehilangan kontak lagi untuk beberapa lama. "Selama tahun 1998 enggak pernah ketemu. Tiba-tiba Januari 1999 kita ketemu lagi," kenang James.

Namun, pertemuan terakhir ini berlangsung dalam suasana duka. Ayah Roweina meninggal. Sebagai sesama penganut Katolik, James pun menyampaikan ucapan belasungkawa. Sekali lagi, setelah itu mereka bertemu lagi. Kali ini kangen di antara mereka makin terasa dan Roweina menangis di pelukan James ketika akan pamitan.

Setelah itu, boleh dibilang, peluang untuk hubungan yang lebih serius terbuka lebar buat James dan Roweina. James sudah putus dengan pacarnya sejak setahun sebelumnya. Sedangkan Roweina juga sudah putus dari pacarnya lantaran tidak bisa membohongi perasaannya terhadap James.

Suatu saat James bilang mau cari istri kepada Roweina. Gayung bersambut, Roweina juga bilang mau cari suami. Bagi Roweina, James adalah pacarnya yang ke-7. Sedangkan bagi James, Roweina adalah pacarnya yang ke-5.

Setelah merasa mantap dan saling mengenal, pada akhir Juli 1999 James menawarkan rencana untuk menikah. Roweina pun setuju. Akhirnya mereka konsultasi kepada orang pintar. James menyebut 7 Oktober 1999. "Boleh," kata si orang pintar.

Tak terasa, waktu untuk persiapan pernikahan tinggal sebulan lagi. Seiring dengan itu, James pun mengadakan pendekatan dengan keluarga Roweina. Alhasil, semuanya lancar. Keluarga besar Umboh menyalakan lampu hijau seterang-terangnya. "Kalau keluarga saya sih terserah saya, mau jungkir balik kek, mereka mendukung semuanya," tambah James.

Dengan persiapan yang super-cepat, akhirnya, James dan Roweina menikah pada 7 Oktober 1999. Sakramen berlangsung di Gereja Katedral Jakarta. Resepsinya berlangsung di ballroom Hotel Crown Plaza, Jakarta, di hari yang sama.

Penyesuaian Setelah Menikah

Setelah menikah satu hal yang paling terasa berat adalah menyesuaikan kebiasaan satu sama lain. Mulanya mereka sempat kaget juga, tapi lama kelamaan terbiasa. Bila sedang menghadapi persoalan, keduanya tak ingin samapai berlarut-larut. Kalau ada yang bersalah, salah satu harus minta maaf.

Selama hampir delapan tahun menikah James dan Roweina dikaruniai dua putri, Sharon Michelle Sahertian yang kini berusia 6,5 tahun dan Dimitri Sahertian 4 tahun. Meski menyukai dunia hiburan James dan Roweina tak memaksa putrinya untuk menekuni dunia yang sama. Agar perkawinan mereka tetap langgeng, pasangan ini menerapakan enam K dalam kesehariannya : kejujuran, keterbukaan, kepercayaan, kasih sayang, keintiman dan komunikasi.
* Doc. Tab C & R



Arsip Kisah Cinta Selebritis


     
     

     

    Info Lowongan | Home | Info Iklan | Info Artis | New Comer | Liputan Non Artis | Kroscek News

     
    © 2007 Krosceknews.com | Redaksi | Kotak Pos | Disclaimer | Site by Adcross